Welcome to Our Website

Perbedaan OPPO Find X2 Pro dan Find X3 Pro

Perbedaan OPPO Find X2 Pro dan Find X3 Pro

Greatexpectationsplay – OPPO adalah salah satu produsen smartphone yang memanfaatkan kuartal pertama tahun 2021 untuk meluncurkan produk baru. Smartphone kelas menengah OPPO Reno5 5G dan OPPO Reno5 telah diluncurkan. Kini giliran smartphone kelas atas yang menunjukkan bentuknya.

Smartphone kelas atas yang dimaksud adalah OPPO Find X3 Pro yang tampilannya sudah ada di situs resmi OPPO Indonesia. Tahun demi tahun, perusahaan yang memegang pangsa pasar smartphone terbesar kedua di Indonesia ini selalu menyimpan kejutan dengan hadirnya ponsel Find X Series.

Dimulai dengan OPPO Find X (2018) yang mengejutkan masyarakat dengan mekanisme kamera pop-up depan dan belakang. Upaya ini menunjukkan bahwa OPPO ingin berinovasi tidak hanya di produk entry-level dan mid-range, tetapi juga di segmen high-end.

Lantas apa saja inovasi yang dihadirkan OPPO Find X3 Pro? Apakah cukup berbeda dengan pendahulunya yakni OPPO Find X2 Pro?

Perbedaan antara OPPO Find X2 Pro dan Find X3 Pro

Apakah Anda sudah tahu perbedaan antara kedua ponsel? Jika demikian, link ke diskusi berikut:

1. Desain dan dimensi

Bahasa desain OPPO Find X2 Pro dan Find X3 Pro hampir sama. Artinya, melengkung di bagian tepi baik di depan maupun di belakang. Perbedaan yang paling kentara adalah bahan cover belakang. Find X2 Pro hadir dengan dua varian penutup belakang: keramik dan kulit sintetis.

Untuk varian keramik terdapat tekstur garis yang dapat dirasakan dan menambah grip sehingga tidak licin. Sedangkan varian leather jelas memberikan kesan premium dan kokoh. Sementara itu, OPPO Find X3 Pro beralih ke kaca (glossy dan opaque) sebagai penutup belakang.

Tidak sampai di situ, perbedaan selanjutnya ada pada tata letak kamera belakang. Find X2 Pro menggunakan tiga lensa plus flash yang disusun secara vertikal dalam modul persegi panjang. Untuk varian cover belakang berbahan kulit, terdapat border emas pada modul kamera dan logo OPPO yang diembos (di bagian bawah).

Sedangkan lensa kamera belakang Find X3 Pro bertemu dan membentuk persegi di sudut kanan atas yang menonjol tanpa modul, sehingga terlihat simpel dan ramping. OPPO mendesain back cover tidak hanya untuk menutupi baterai dan bagian dalam ponsel. Namun, itu juga merupakan rumah bagi lensa kamera belakang.

Perbedaan desain juga mempengaruhi dimensi kedua ponsel. OPPO Find X2 Pro lebih panjang, lebih lebar, lebih tebal dan lebih berat dari saudaranya. Ukurannya 165,2 x 74,4 x 8,8mm dan berat 208g untuk varian tutup keramik.

Jika Anda menggunakan kasing kulit, tebalnya 9,5 mm dan beratnya 200 gram. Sedangkan OPPO Find X3 Pro memiliki dimensi 163.6 x 74 x 8.3mm dan berat 193g. Menariknya, kedua ponsel tersebut memiliki sertifikasi IP68 untuk ketahanan terhadap air dan debu.

2. Tampilan

Kualitas layar Find X2 Pro dan Find X3 Pro memang tidak bisa dipungkiri. Pasalnya, keduanya sama-sama bisa menghasilkan 1 miliar warna, rasio kontras 5.000.000: 1 (khas), bersertifikat HDR10+, refresh rate 120Hz, dan touch sample rate 240 Hz.No komplain, Quad HD + layar resolusi di kedua ponsel nyaman untuk multimedia dan game.

Namun, masih ada beberapa hal yang membuat mereka berbeda. Yang pertama adalah kecerahan maksimum. Find X2 Pro sebenarnya cukup bagus karena dapat mencapai kecerahan puncak 1200 nits. Hanya adik laki-laki yang 100 nits lebih cerah.

Perbedaan kedua adalah pada jenis panelnya. Basis tampilan untuk kedua ponsel adalah AMOLED yang dibuat oleh Samsung. Namun, OPPO menyuntikkan teknologi LTPO (Low Temperature Polycrystalline Oxide) yang akan lebih hemat dalam hal konsumsi daya. Teknologi ini sudah digunakan di layar Apple Watch.

Perbedaan ketiga adalah standarisasi color gamut BT.2020 terbaru untuk video 4K yang dimiliki OPPO Find X3 Pro.

3. Chipset

Anda mungkin sudah tahu bahwa chipset tercepat di dunia adalah Qualcomm Snapdragon 888. Oleh karena itu, OPPO Find X3 Pro yang menggunakan chipset ini di atas kertas lebih unggul dari Find X2 pro dengan Snapdragon 865-nya.

Pertanyaan yang mungkin muncul di benak Anda adalah “Mengapa demikian?” Faktanya, kecepatan clock kedua chipset sama di semua cluster utama (core cepat, core sedang, dan core hemat energi). Jawaban sederhananya adalah Snapdragon 888 dan Snapdragon 865 dibuat secara berbeda.

Snapdragon 888 menggunakan arsitektur Kryo 680 yang diproduksi menggunakan proses manufaktur 5nm. Sedangkan Snapdragon 865 menggunakan arsitektur Kryo 585 yang dikerjakan dengan fabrikasi 7nm. Secara teori, semakin kecil proses manufaktur yang digunakan, semakin banyak transistor yang dijejalkan ke dalam satu chipset.

Jumlah transistor yang besar jelas memungkinkan ponsel menangani lebih banyak pekerjaan dan melakukannya lebih cepat. Bukti paling sederhana bisa dilihat di skor Geekbench Synthetic Benchmark 5.

Mengutip situs nano-review, Snapdragon 888 mencapai skor single-core 20% lebih tinggi daripada Snapdragon 865 (1127 vs. 942). Sedangkan skor multi-core lebih tinggi 8% dengan hasil 3727 dibandingkan 3461.

4. Kamera

Industri fotografi adalah titik perbedaan berikutnya, karena pengaturan kamera yang dibawa setiap ponsel tidak sama. Terutama kamera belakang, karena kamera depan sama persis. Untuk itu mari kita bahas satu persatu.

Pertama-tama, kamar tidur utama. OPPO Find X2 Pro dibekali dengan kamera utama 48 MP f/1.7 dengan sensor Sony IMX689 berukuran 1/1.43 inci. OPPO Find X3 Pro memiliki resolusi yang lebih tinggi yaitu 50 MP, namun ukuran aperture dan sensor (Sony IMX766) lebih kecil (f/1.8, 1/1.56 inci).

Kedua, kamera telefoto periskop. OPPO Find X2 Pro memiliki kamera jenis ini dengan resolusi 13 MP dengan panjang fokus besar 129 mm. Karena panjang fokusnya yang besar, kamera periskop telefoto Find X2 Pro memiliki zoom optik 5x. Sementara itu, Find X3 Pro tidak memiliki kamera telefoto periskop, hanya kamera telefoto.

Resolusinya sama, yaitu 13 MP. Namun, perbesaran optik yang bisa dilakukan hanya 2x karena panjang fokusnya hanya 52mm. Ketiga, kamera ultra-wide. Find X2 Pro dilengkapi dengan kamera ultra-wide 48 MP, f/2.2 dengan ukuran sensor 1/2 inci dan sudut pandang 120 derajat.

Sebaliknya, resolusi kamera ultra-wide Find X3 Pro lebih tinggi, 50 MP dengan aperture f/2.2. Namun, ukuran sensor lebih kecil (1/1.56) dan sudut pandang sedikit lebih sempit (110,3 derajat). Keempat, kamera mikroskop. Kamera jenis ini dapat memperbesar 60 kali dan hanya dimiliki oleh Find X3 Pro (3 MP, f / 3.0).

Perbedaan selanjutnya adalah lampu flash dan media perekaman video. Kedua ponsel memiliki dual tone dual LED flash. Namun, Find X3 Pro masih memiliki flash berbentuk cincin yang mengelilingi kamera mikroskopnya.

Terakhir, masalah perekaman video. Find X2 Pro dapat merekam video kualitas warna standar HDR dengan mulus menggunakan Gyro-EIS. Resolusi yang dapat dicapai adalah 4K @ 30 / 60fps, 1080p @ 30 / 60fps.

Find X3 Pro juga memiliki kemampuan serupa. Namun, Find X3 Pro lebih fleksibel karena juga dapat merekam video gerakan lambat 1080p 240fps dan dapat menghasilkan video dengan kedalaman warna 10-bit.

5. Konektivitas dan sensor

Konektivitas pada titik ini adalah protokol apa pun yang didukung oleh smartphone untuk terhubung ke perangkat lain kecuali jaringan seluler. Diskusi difokuskan pada WiFi, Bluetooth dan NFC.

Ketika datang ke WiFi, kedua ponsel mendukung protokol penuh apakah Anda menggunakan 2.4GHz atau 5.0GHz, satu-satunya perbedaan adalah Find X2 Pro juga mendukung WiFi 6, sedangkan Find X3 Pro dapat menangkap sinyal WiFi ke-6.

WiFi 6e sebenarnya memiliki karakteristik yang mirip dengan WiFi 6, yaitu lebih cepat (throughput hingga 9,6 Gbps) dan empat kali lebih stabil daripada WiFi 5. Namun, WiFi 6e dapat mencakup spektrum 6 GHz untuk menghindari overcrowding dalam jangkauan. 2-5GHz.

Pindah ke masalah Bluetooth, Find X2 Pro dilengkapi dengan generasi 5.1. Sedangkan Find X3 Pro sudah menggunakan Bluetooth 5.2 dan mendukung codec aptXHD. Hal ini membuat Find X3 Pro lebih nyaman dan terampil saat digunakan untuk menyetel lagu dengan headphone nirkabel.

Soal NFC, keduanya sudah memilikinya. Namun, OPPO Find X3 Pro tidak seperti saudaranya karena memiliki dua antena. Lanjutkan dengan bab terlampir tentang sensor. Semua hal penting ada di kedua ponsel, tetapi ada satu yang tidak dimiliki Find X2 Pro.

Sensor adalah spektrum warna. Sensor ini ditempatkan di antara lensa utama dan lensa ultra-lebar kamera. Fungsinya untuk meningkatkan akurasi warna pada gambar. Ini dilakukan dengan mengukur cahaya di sekitar objek dan kemudian melaporkannya ke prosesor gambar.

Informasi yang dibawa oleh sensor spektrum warna akan diproses untuk menentukan white balance dan keterlibatan flash, guna menghasilkan foto yang serealistis mungkin dengan mata telanjang. Berkat sensor ini, tidak mengherankan jika Find X3 Pro dapat menghasilkan gambar dengan kedalaman warna 10-bit.

6. Baterai dan penyimpanan

OPPO Find X2 Pro dibekali dengan baterai 4260mAh, lebih kecil dari adiknya yang berkapasitas 4500mAh. Lantas apakah perbedaan ini menandakan bahwa Find X3 Pro bisa bertahan lebih lama? Ternyata tidak.

Berdasarkan pengujian yang dilakukan oleh GSM Arena, Find X2 Pro mencatatkan indeks daya tahan yang lebih tinggi, yakni 88 jam dalam mode 120Hz. Dalam mode yang sama, Find X3 Pro hanya menembus 81 jam. Fakta ini menunjukkan bahwa kombinasi resolusi 3K Quad HD+, Snapdragon 888, dan refresh rate 120Hz benar-benar menghabiskan banyak daya.

Untungnya, Find X3 Pro dilengkapi dengan lebih banyak protokol pengisian daya daripada kakaknya. Tidak hanya pengisian cepat 65W (40% dalam 10 menit), tetapi juga pengisian cepat nirkabel 30W (100% dalam 80 menit).

Beranjak ke sektor penyimpanan, Find X2 Pro yang resmi dijual di Indonesia merupakan varian memori internal 512 GB dengan RAM 12 GB. Sedangkan Find X3 Pro dibekali penyimpanan 256 GB dengan RAM 12 GB. Keduanya tidak memiliki slot microSD.

Dalam hal kapasitas, Find X3 Pro telah kehilangan banyak hal dari saudaranya. Namun, ia menggunakan teknologi UFS 3.1, yang memiliki kecepatan tulis sekuensial 1200MB/s. Kecepatan ini 3 kali lebih cepat daripada UFS 3.0 yang ada di dalam Find X2 Pro.

Demikian ulasan mengenai enam perbedaan OPPO Find X2 Pro dan X3 Pro. Dari pembahasan yang telah dipaparkan, Find X3 Pro memberikan pengingat dari segi desain, tampilan, chipset, fitur kamera, konektivitas, sensor, dan teknologi penyimpanan.

Sumber : Berita Teknologi Terbaru